asal mula olahraga panahan

Diposkan oleh joem , Rabu, 14 April 2010 18.00

Jika sudah pernah mendengar legenda Robin Hood pasti mengetahui bahwa kompetisi panahan telah ada sejak abad pertengahan. Hingga saat ini para pemanah masih menghormati dongeng tersebut. Istilah "Robin Hood" dalam olahraga panahan digunakan jika sebuah panah berhasil membelah panah yang telah ada di target dengan cara memanah ujung anak panah dengan anak panah yang lain.

Sejak jaman Robin hood hingga sekarang, perlengkapan panahan yang digunakan sudah mengalami banyak perubahan, tetapi kemampuan yang dibutuhkan untuk olah raga panahan tersebut tidak pernah berubah. Bahan yang digunakan untuk pembuatan sebuah busur saat ini adalah aerospace aluminium dan carbon fiber, sedangkan sebuah anak panah terbuat dari aluminium dan carbon. Dengan menggunakan bahan ini sebuah anak panah dapat mencapai kecepatan sekitar 240 Km/jam. Selain itu dibutuhkan juga kekuatan fisik dan mental yang kuat, kondisi stamina yang prima, tangan yang kuat, mata yang tajam dan otot sekuat baja.


Baru-baru ini, olah raga panahan telah menjadi lebih modern berkat sistem pertandingan dengan 2 pemanah, 12 anak panah dan hanya pemenangnya yang terus berlanjut dan konsep kejuaraan dunia yang menawarkan pertandingan yang menarik dan dengan tempo yang cepat dan pertunjukan "best of archery" (panahan terbaik) bagi penggemar dan televisi sejak tahun 2006.


Panahan telah menjadi bagian dalam olimpiade dari tahun 1900 hingga 1920, lalu hilang selama sekitar 50 tahun. Di tahun 1904, panahan telah menjadi salah satu cabang olah raga yang mengikutsertakan wanita. Pada tahun 1961, Mrs. Inger Frith menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai President dari International Sports Federation, dan melalui usaha dia dan FITA, IOC akhirnya menyertakan kembali olah raga panahan dalam olimpiade di Munich pada tahun 1972. Cabang tersebut tetap ada hingga saat ini.

Kompetisi

Pada pertandingan di Athena tahun 2004, di Stadium kuno Panathinaiko, pemanah membidik pada target sejauh 70 meter di 4 nomor pertandingan (laki-laki, perempuan, individual dan kompetisi tim). Target berdiameter 1.22 meter dan ditandai 10 dengan lingkaran concentric.

Lingkaran paling tengah di kenal sebagai lingkaran ke 10, berdiameter 12.2 centimeter , dan bernilai 10 poin. Lingkaran paling luar bernilai 1 poin, dan lingkaran diantaranya bernilai +1, dengan arah dari luar ke dalam.

Pemanah atau tim, berkompetisi dalam pertandingan eliminasi perorangan setelah di urutkan dari peringkat 1 hingga 64 dalam kualifikasi. Pemenang dalam semi final, memperebutkan medali emas dan perak dan yang kalah dalam semi final memperebutkan mendali perunggu.

Kelas yang dipertandingkan:

  • Individual (FITA Olympic round - 70m) Putra
  • Team (FITA Olympic round - 70m) Putra
  • Individual (FITA Olympic round - 70m) Putri
  • Team (FITA Olympic round - 70m) Putri

Diposkan oleh joem , 17.52

Olahraga tradisional

Olahraga asli dari berbagai daerah di Indonesia, mungkin belum terkenal di tingkat nasional namun cukup populer di daerah asalnya. Khazanah budaya bangsa yang sebaiknya tetap diperhatikan dan di bina sebelum habis punah dilanda oleh arus globalisasi, terutama oleh permainan era digital dengan menggunakan perangkat komputer.

Beberapa jenis olahraga tradisional

Manfaat olaharga

Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien.

Diposkan oleh joem , Jumat, 27 November 2009 18.24

olahraga itu menyenangkan, kita bisa menyalurkn bakat kita.........
kita bisa menjaga badan kita agar sehat,